meteorBIMA - Setelah menghebohkan warga Duren Sawit, Jakarta Timur, benda yang diduga meteor kembali jatuh di pegunungan Wawo, Bima, Nusa Tengara Barat (NTB), Senin (3/5/2010), malam.
Benda tersebut meledak dua kali dan mengeluarkan cahaya warna-warni. Warga langsung berdatangan ke lokasi, berebut pecahan batu hitam mirip kaca yang berserakan di lokasi.

Sebuah lubang berdiameter 50 x 50 cm dengan kedalaman lebih dari dua meter hingga kini masih mengeluarkan hawa panas. Pepohonan yang ada di sekitar lokasi pun mengering akibat hawa panas itu.
“Pas saya masukan kayu dua meter ke dalam lubang, langsung jadi abu tidak tersisa sama sekali saking panasnya,” kata Muhdor, salah satu petugas Koramil setempat.
Meteor
Syaiful, saksi lain menyebutkan, saat jatuh benda tersebut mengeluarkan suara dentuman keras dan mengeluarkan cahaya aneh yang terlihat dari Desa Ntori, desa terdekat yang berjarak sekira 1,5 kilo meter dari pegunungan Wawo.
Menurut Syaiful sebelum jatuh dia melihat benda itu seperti terbang dari langit dengan kecepatan tinggi dan jatuh meledak mengeluarkan cahaya kuning kemerahan menerangi hampir seluruh pegunungan Wawo. Bahkan, sebuah kabel listrik yang ada di sekitar lokasi, putus dihantam benda itu.
"Dia turun seperti kilat dan meledak. Ada cahaya dan hawa panas sampai ke dekat saya, bahkan mobil-mobil sampai berhenti,” kata Syaiful.
Hingga Selasa (4/5/2010) pagi ini, warga dari berbagai daerah masih berbondong melihat bekas ledakan benda yang diduga meteorit itu. Beberapa warga bahkan sempat berebut mengambil bongkahan batu hitam gemerlap seperti berlapis kaca itu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top