Tidak seperti Stasiun Cepu, Terminal Cepu terletak relatif jauh dari pusat kota. Tapi tidak usah khawatir, terminal ini cukup dekat jaraknya dengan hotel terbesar di Cepu yang dinamakan dengan Hotel Mega Bintang Cepu. Apakah hotel ini sudah layak mendapatkan sertifikasi sebagai hotel berbintang?. Silahkan Anda coba untuk menginap barang semalam.
Tidak ada 100 meter arah timur Hotel Mega Bintang, sudah ada sebuah penginapan lagi. Penginapan yang cukup bersih dengan harga booking relatif murah. Namun bila Anda ingin menginap di hotel yang berada di pusat kota, maka bila Anda menumpang bus dari arah Surabaya silahkan turun di Ketapang atau Kantor Pos kemudian cukup jalan kaki atau naik becak ke arah utara maka ada banyak pilihan tempat menginap di Cepu.
Dari sisi keamanan, semua tempat di Cepu aman. Hanya nasib saja yang menentukan Anda beruntung atau celaka. Seperti pepatah Jawa mengatakan “Rejeki, bejo, pati sing ngatur Gusti Allah dewe”. Rejeki, keberuntungan dan kematian merupakan urusan Tuhan. Orang Cepu tidak ada yang jadi preman, maling, rampok, di Cepu sendiri. Jadi Cepu bisa dikatakan aman-aman saja bagi penduduk setempat maupun pengunjung, termasuk di Terminal Cepu ini.
Tidak seperti terminal di kota besar semacam Solo, Surabaya, Semarang dan lain-lain, di terminal Cepu tidak ada pengamen yang suka maksa-maksa minta uang recehan. Juga tak ada pengasong yang tingkah lakunya tidak menyenangkan. Tidak pula ada calo penumpang yang bertingkah kasar. Bila Anda menemui pengamen, pengasong maupun calo yang tidak bertingkah layaknya manusia biasa silahkan hubungi kami. Laporan Anda akan kami teruskan pada Kapolsek Cepu.
Namun cukup disayangkan, bagi Anda yang baru pertama kali ke Cepu akan langsung merasakan panasnya hawa kota Cepu di terminal ini. Apakah karakteristik sebuah terminal memang harus tanpa pepohonan atau memang Pemkab Blora yang tak tanggap akan estetika maupun ekologikal terminal Cepu kita tidak begitu paham. Bagi Anda yang membawa anak kecil, kami sarankan untuk tidak berlama-lama di terminal ini.
Tulisan ini kami buat pada saat musim kemarau 2009. Saat tulisan ini kami terbitkan, hampir tidak ditemui halaman beraspal di terminal Cepu. Semua mengkelupas, berlubang, sehingga polusi udara di terminal ini bukan hanya akibat knalpot diesel bis namun juga karena debu tanah yang berterbangan. Waiting room yang tersedia juga tidak memadai sehingga bila tengah hari sudah terasa panas dan pengap.
Saat musim penghujan banyak genangan air, ada beberapa di jalur utama keluar masuk bis dari maupun ke terminal. Sampah di sekitar terminal juga memberikan bau maupun pandangan yang tak sedap.

1 komentar:

  1. kaka aku setuju banget dengan pepatah jawamu kuwi:"Rejeki, bejo, pati sing ngatur Gusti Allah dewe”...pa bener di Terminal CEputidak akan di temui pengamen, pengasong maupun calo yang tidak bertingkah layaknya manusia biasa silahkan hubungi kami. Laporan Anda akan kami teruskan pada Kapolsek Cepu.NO nya berapa he,,,Kapolsek CEPU

    BalasHapus

 
Top